Kemenag Lutim
Berikut ringkasan yang tercatat.
Kemenag Lutim
Username atau kata sandi salah.
Panel Admin
Panel Admin
Impor dari Excel
Unggah file .xlsx / .xls / .csv dengan kolom: Nama, NIP, Peran. NIP otomatis dipakai sebagai username dan kata sandi login. Isi kolom Peran dengan "admin", "superadmin", atau "staff" (kosong = pengguna biasa).
Pratinjau data (belum disimpan)
Akun terdaftar
Tambah akun baru
Akun baru otomatis berperan sebagai Pengguna.
NIP akan otomatis dipakai sebagai username dan kata sandi login.
Lengkapi nama dan NIP.
Panel Admin
Pilih apakah validasi radius lokasi ingin dinonaktifkan (bypass) atau memakai satu/lebih titik koordinat. Bisa tambah lebih dari satu lokasi (misalnya kantor pusat & kantor cabang) — absensi diterima kalau berada dalam radius salah satu lokasi.
Contoh: isi 2 untuk presensi masuk & pulang, isi 1 kalau cukup sekali sehari. Berlaku untuk semua pengguna.
Menandai kalau 2 pembacaan GPS berturut-turut identik persis, atau nilai akurasi GPS terlalu bulat — ciri khas aplikasi fake GPS/mock location. Otomatis dilewati untuk perangkat tanpa GPS asli (laptop).
Menandai kalau lokasi GPS jauh berbeda (>60 km) dari perkiraan lokasi jaringan/IP. Catatan: bisa salah tandai (false-positive) untuk pengguna VPN/data seluler roaming.
Aktifkan kalau memang rutin ada kegiatan di akhir pekan. Kalau cuma sesekali (acara/kegiatan tertentu), cukup tambahkan tanggalnya di bawah tanpa mengaktifkan opsi ini.
Untuk kegiatan sesekali di akhir pekan/hari libur — tambahkan tanggalnya di sini, absensi otomatis dibuka khusus tanggal itu saja.
Pilih hari yang setiap minggu jadi WFH/WFA (bisa lebih dari satu hari). Pada hari yang dipilih, validasi radius lokasi otomatis dilewati — pegawai boleh absen dari mana saja.
Untuk WFH/WFA di tanggal tertentu saja (bisa pilih lebih dari satu tanggal), terlepas dari hari apa itu.
Isi latitude, longitude, dan radius dengan angka yang valid.
Pengaturan lokasi tersimpan.
Admin
0 entri